baca juga arikel yang lainnya, linknya ada di sebelah kanan......
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
kami panjatkan kepada tuhan yang sebagai pencipta pemelihara alam semesta berkat rahmat
dan hidayah-Nya kami dapat menyusun makalah ini.
Dengan makalah ini
bisa sebagai wahana untuk mencapai kompetisi yang meliputi pada penguasaan
materi pokok sebagai pengetahuan dasar, meningkatkan keterampilan, menunjukkan
peningkatan berfikir.
Pembelajaran
bahasa indonesia ini tentang makalah akan mengarahkan pada pelatihan secara
kratif. Kegiatan kreatif ini akan meningkatkan kemampuan kita dalam bahasa
indonesia.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR..........................................................
i
DAFTAR
ISI...................................................................
ii
BAB I
PENDAHULUAN........................................................
1
1.1. Latar Belakang
Masalah.................................... 1
1.2. Tujuan...........................................................
1
BAB II
ISI......................................................................
2
2.1. Pengertian
Cerpen........................................... 2
2.2. Unsur Intrinsik
Cerpen...................................... 2
2.3. Contoh
Cerpen...............................................
3
2.4. Perbedaan Cerpen
dengan Karya Sastra Lain....... 4
BAB III
Penutup.............................................................
5
3.1. Kesimpulan...................................................
5
3.2. Saran.........................................................
5
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah adalah kami membuat makalah
tentang cerpen karena sebagian siswa – siswi belum memahami cerpen. Dengan ini kelompok
kami akan menerangkan sedikitnya tentang cerpen dan makalah tentang cerpen yang
telah dibuat oleh kelompok kami bermanfaat bagi kita semua.
1.2. Tujuan
Tujuan dengan adanya makalah ini adalah :
1.
Menambah ilmu pengetahuan
2.
Meningkatkan kreatifitas
3.
Melatih kerjasama dengan teman
4.
meningkatkan kemampuan menulis dalam makalah
5.
Meningkatkan berbicara dalam diskusi.
BAB II
ISI
2.1. Pengertian Cerpen
Cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra yang
berbentuk prosa atau karangan pendek (cerpen) yang berbentuk naratif. Cerpen
mengisahkan sepenggal kehidupan manusia yang penuh pertikaian mengharukan /
menyenangkan dan mengandung pesan yang tidak mudah dilupakan.
2.2. Unsur-unsur
intrinsik cerpen
-
Tema adalah sumber gagasan / ide cerita atau gagasan pokok yang
dikembangakan menajdi sebuah karangan
-
Alur adalah urutan peristiwa sebab akibat yang menjalin suatu cerita. Ada
alur maju, alur mundur, dan alur gabungan (gabungan dari alur maju dan alur
mundur)
-
Tokoh adalah pelaku-pelaku dalam cerita. Tokoh dibedakan menjadi tiga,
yakni protagonis (tokoh utama), antagonis (tokoh penentang), dan tritagonis
(tokoh ketiga).
-
Sudut pandang adalah tempat atau titik darimana seseorang melihat objek
karangan
-
Latar adalah waktu dan tempat serta keadaan sosial yang digunakan pengarang
dalam menysuun cerita
-
Amanat adalah pesan moral yang terdapat dalam cerita.
2.3. Contoh Cerpen
CELENGAN AYAM
Karya : Wayan
Celengan ayam itu ku timang-timang. Terasa berat
ditanganku. Mungkin sudah ada beratus-ratus uang logam dan lembaran ribuan
disana. Mungkin juga sudah cukup untuk membeli playstation impian ku. Tapi....
kembali terngiang ucapan ibu tadi siang.
“yan, bagaimana menurut mu kalau celengan ayammu tidak
usah dunakan untuk membeli playstation?” ucap ibu Lirih.
“lalu mau digunakan untuk apa, bu?”
“ibu mempunyai rencana untuk memperluas kios kita dengan
barang-barang kebutuhan rumah tangga lainnya. Kamu mengerti maksud ibu bukan,
yan?”
“Iya, bu”
Ah seandainya saja ayah masih ada. Tentu ibu tidak perlu
bersusah payah membuka kios seperti itu. Dengan kuelus-elus celengan ayam itu,
ada rasa sayang untuk merelakan satu-satunya benda yang ku miliki itu.
Celengan yang kumiliki sejak kelas VII SMP setiap hari
aku mengisinya dengan uang saku yang diberikan ayah ku. Sedikit demi sedikit
hingga akhirnya menajdi seberat ini. Haruskah ku buka celengan itu untuk
kuberikan pada ibu ?
Sekelebat wajah ibu membayang dipikiranku. Sejak ayah
meninggal ibu terlihat semakin bertambah tua, mungkin karena beban berat yang
harus ditanggungnya. Kubulatkan niat ku untuk merelakan celengan ayam itu.
Untuk terakhir kali ku elus celengan itu. Selamat tinggal playstation perlahan
ku angkat celengan itu dan kubanting ke lantai. Pyyar .... celengan itu pecah
berkeping-keping. Uang logam dan lembaran uang kertas berserakan di lantai ku
pungut satu persatu untuk ku hitung.
2.4. Perbedaan cerpen
dengan karya sastra lain
1.
Cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra yang berbentuk prosa atau
karangan pendek yang berbentuk naratif
2.
Pidato adalah lisan yang yang disampaikan seorang pembicara sehubungan
dengan status sosialnya
3.
Drama adalah karya yang ditulis dalam percakapan (dialog) yang
dipertunjukkan oleh tokoh-tokoh di atas pentas
4.
Musik kalisasi puisi merupakan salah satu hasil karya sastra yang dapat
menjadi wahana curahan perasaan pengarah, ide atau gagasan, serta dapat pula
sebagai media untuk menyurahkan hati nuraninya.
5.
Tajuk erncana merupakan karangan pokok dalam suat kabar atau majalah
6.
Iklan merupakan pemberitahuan kepada khlayak ramai mengenai barang atau
jasa yang dijual dan dipasang di media masa.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Setelah kita belajar cerpen yang dapat diambil
keuntungannya adalah kita bisa mengetahui tentang apa itu cerpen cerpen dapat
diambil dari nilai-nilai kehidupan dalam peran masing-masing tokoh. Nilai-nilai
kehidupan tersebut dapat dijadikan teladan bagi pembacanya. Langkah untuk
menulis cerpen yaitu menentuka tema, alur, tokoh, sudut pandang, latar, amanat.
Cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan manusia yang penuh pertikaian,
mengharukan / menyenangkan dan mengundang pesan yang tidak mudah dilupakan.
3.2. Saran
Dengan adanya kegiatan membuat makalah ini supaya siswa –
siswi mempunyai kreatifitas dan lebih ditingkatkan prestasi dalam belajarnya,
dan semoga makalah ini bermanfaat dan sering diadakan latihan pembuatan
makalah. Selain itu siswa – siswi belajar bertanya serta bagaimana diskusi
dengan baik dalam hal berkelompok.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Chaer. 2000. Pengantar Semantik. Bahasa Indonesia.
Jakarta : Rineka Cipta
Ajip Rosidi. 1977. Laut Biu Langit Biru. Jakarta : Dunia
Pustaka Jaya
Asul Wiyanti. 2001. terampil Pidato. Jakarta : grasindo
_________. 2002. Terampil Bermain drama. Jakarta :
Grasindo
_________. 2005. Kesusastraan Sekolah. Jakarta : Grasindo
Daniel Samad. 1997. Dasar-Dasar Meresensi Buku. Jakarta :
Grasindo
Darwin S, Chaniago. 1997. Kata-Kata
n
baca
Tidak ada komentar:
Posting Komentar